SELAMAT DANTANG DI AJANG SILATHURAHMI

bisnis center

Rabu, 09 Mei 2012

Vespa Militer 150 TAP Dilelang di Monaco

,
  • Sumber : visordown | Author : -
    Vespa 150 TAP
  • Sumber : visordown | Author : -
    Vespa 150 TAP
Messina, KompasOtomotif - Satu unit Vespa militer lansiran 1959 lengkap dengan meriamnya akan dilelang di Monaco pada 12 Mei oleh rumah lelang Coys. Skuter klasik ini masuk dalam daftar lelang kendaraan langka dan eksotis yang dibandrol dari 12.000 sampai 15.000 Euro atau sekitar Rp 144 - 180 juta.
Skuter yang diberi nama Vespa 150 TAP “Troupes aéroportées” atau Angkatan Udara Perancis ini, diproduksi oleh Ateliers de Construction de Motocycles et Automobiles (ACMA) dengan lisensi dari Vespa. 150 TAP ini dilengkapi dengan meriam M20 buatan AS berkaliber 75 mm, berada di bawah pelana dan tembus hingga melewati kap depan.
M20 merupakan meriam pelontar untuk melawan kendaraan lapis baja. Gas propelannya keluar dari bagian belakang saat meriamnya ditembakan, yang berfungsi untuk mengurangi daya kejutnya. Tambahan lain adalah stabilisator agar stabil ketika menembak.

Menurut Motorcycle, skuter khusus tersebut selama ini disimpan di kamp militer Messina di kepulauan Sisilia, Italia dan hanya diproduksi 800 unit  antara 1956 dan 1959 dengan harga 500 dollar AS (Rp 4,6 juta) saat itu.

Daftar Nama 50 Penumpang Sukhoi

,
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Anggota keluarga dari korban menunggu kabar di area crisis center, Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (9/5/2012).
JAKARTA, KOMPAS.com — Dari 50 orang yang terdaftar sebagai penumpang pesawat Sukhoi Superjet 100 yang hilang pada Rabu (9/5/2012), belum diketahui nama-nama yang tidak ikut serta dalam penerbangan tersebut.
Konsultan dari PT Trimarga Rekatama, Sunaryo, Rabu malam, mengatakan, ke-50 orang tersebut tercatat dalam buku tamu sebelum pesawat Sukhoi Superjet 100 melakukan demo penerbangan pada Rabu siang. Ia tak dapat memastikan apakah semua nama itu benar-benar masuk dalam pemberangkatan Sukhoi tersebut. Nama mantan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa, misalnya, tercatat di urutan ke-35 pada daftar itu. Suharso akhirnya tidak ikut dalam penerbangan naas tersebut.
"Daftar manifes dibawa oleh salah satu orang, namanya Pak Yudi. Dia menjadi salah satu penumpang pesawat Sukhoi yang hilang itu. Jadi kita belum dapat pastikan siapa yang ikut dan tidak. Saya mohon maaf sebesar-besarnya, mudah-mudahan saya harapkan, ada yang termasuk dalam list, tapi tidak ikut terbang," kata Sunaryo.
Sunaryo memastikan, delapan dari 50 nama tersebut merupakan awak Sukhoi dari Rusia. Berikut nama-nama yang terdaftar dalam buku tamu penerbangan pesawat tersebut:
  1. Ahmad Fazal (Indo Asia)
  2. Insan Kamil (Indo Asia)
  3. Edward Edo M (Indo Asia)
  4. Ismie (TransTV)
  5. Aditya Sukardi (TransTV)
  6. Indra Halim (PT KAL)
  7. Riefyan S (PT KAL)
  8. Dody Aviantara (Majalah Angkasa)
  9. Yusuf (Majalah Angkasa)
  10. Femi (Bloomberg)
  11. Stephen Kamaci (Indo Asia)
  12. Kapt Aan (Kartika Air)
  13. Yusuf Ari Wibowo (Sky)
  14. Maria Marcella (Sky/Italia)
  15. Henny Stevani (Sky)
  16. Mai Syarah (Sky)
  17. Dewi Mutiara (Sky)
  18. Sussana Vamella (Sky/Italia)
  19. Nur Ilmawati (Sky)
  20. Rossy Withan (Sky)
  21. Anggi (Sky)
  22. Aditya (Sky)
  23. Kornel M Sihombing (DI)
  24. Edi Satriyo (Pelita Air)
  25. Darwin Pelawi (Pelita Air)
  26. Gatot Purwoko (Airfast)
  27. Budi Rizal (Putera Antha Dirgantara)
  28. Syafruddin (Carpedrem Mandiri)
  29. Peter Adler (Sriwijaya/AS)
  30. Herman Suladji (Air Maleo)
  31. Donardi Rahman (Aviastar)
  32. Arief Wahyudi (TR)
  33. Nam tran (Snecma/Perancis)
  34. Rully Sarmawan (Indo Asia)
  35. Suharso Monoarfa (Manhattan)
  36. Haidir Bachsin (PT Catur Daya Prima)
  37. Yalbloncev Sukhoi (Rusia)
  38. Kirkin
  39. Kocheikov
  40. Rakhimov
  41. Shvestov
  42. Martishenko
  43. Grebenshokov
  44. Kurzhupova
  45. Salim (Sky)
  46. Ade Arisanti
  47. Raymond Sukando
  48. Santi
  49. Edy Saryoko (Gatary)
  50. Ganis Arman Zuvianto (Indonesia Air Transport)

Tim Pencarian Berkumpul di Javana Spa

,
KOMPAS/ANTONY LEE Tim gabungan yang akan menyisir Kawah Ratu, Kawasan Balai Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, lokasi yang diduga jadi titik kontak terakhir pesawat Sukhoi Superjet 100, Kamis (10/5/2012) pagi ini, berkumpul di Javana Spa, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Mereka akan melakukan pencarian lewat darat.
SUKABUMI, KOMPAS.com- Tim gabungan yang akan menyisir Kawah Ratu, Kawasan Balai Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, lokasi yang diduga jadi titik kontak terakhir pesawat Sukhoi Superjet 100, Kamis (10/5/2012) pagi ini, berkumpul di Javana Spa, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.
Tim yang akan menyisir melalui jalur darat diangkut dengan kendaraan dari posko awal menuju Javana Spa, sekitar 2 kilometer. Tim darat rencananya akan menyisir hingga Bajuri, sekitar 1,5 jam hingga 2 jam perjalanan dari Javana Spa.
"Kemungkinan akan membuat satu pos lagi di Bajuri," tutur Iwan Firdaus, salah seorang anggota Tim SAR.
Pencarian lewat udara dengan menggunakan helikopter direncanakan dilakukan pagi ini juga. Namun, hingga sekitar pukul 07.50, belum terlihat helikopter melintas di sekitar Gunung Salak dari Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Selasa, 24 April 2012

Hasanuddin: Semu, Keakraban TNI dan Polri

,
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Polisi berjaga-jaga dalam kegiatan latihan bersama Polri dan TNI di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (27/10/2011).
JAKARTA, KOMPAS.com — Bentrokan antara anggota Komando Cadangan Strategis TNI AD (Kostrad) dan anggota Brigade Mobil (Brimob) di Gorontalo menunjukkan keakraban antara TNI dan Polri yang kerap ditunjukkan selama ini semu. Keakraban hanya terjadi pada tingkat jenderal.
Kalau perlu copot Komandan Batalyon Kostrad dan Dansat Brimob.
-- TB Hasanuddin
"Tapi, tidak seperti itu (akrab) pada level bawah (prajurit)," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin melalui pesan singkat, Senin (23/4/2012).
Tubagus menambahkan, peristiwa itu juga menunjukkan bahwa disiplin para prajurit kedua institusi itu masih rendah. Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo harus memberi tindakan tegas kepada para pelaku.
"Kalau perlu copot Komandan Batalyon Kostrad dan Dansat Brimob," kata politisi PDI Perjuangan itu.
Anggota Komisi III Achmad Basarah menilai ada masalah laten antara TNI dan Polri. Menurut dia, ada kecemburuan di pihak TNI pada level di bawah jenderal terkait pengelolaan keamanan dalam negeri yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab Polri. Belum lagi adanya pelarangan bisnis TNI.
"Perasaan cemburu dan iri terhadap Polri dari kalangan anggota-anggota TNI menyebabkan mereka mudah tersulut emosinya apabila sedikit saja ada masalah yang melibatkan unsur Polri," kata Basarah.
Seperti diberitakan, latar belakang terjadinya peristiwa tersebut yakni berawal dari patroli yang dilakukan pihak Brimob. Tiba-tiba rombongan tersebut dilempari batu oleh sekelompok orang. Dua anggota terluka di bagian kepala akibat lemparan batu, yakni Bripka Asrul Sani dan Briptu Saripudin.
Kemudian, anggota Brimob melakukan penyisiran di jalan bersama Polres, bahkan ada yang diberhentikan kendaraannya. Namun, tiga sepeda motor yang baru diketahui ditumpangi enam anggota Kostrad itu tidak mau berhenti sehingga anggota Brimob melepaskan tembakan dan kendaraannya terjatuh.

Mengintip Istana Presiden Cipanas

,
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESPengunjung berfoto di depan gedung Induk Istana Presiden Cipanas, Jawa Barat, Sabtu (21/4/2012).
Foto:
CIPANAS, KOMPAS.com -- Cipanas merupakan salah satu tujuan wisata di kawasan puncak Jawa Barat. Masuk dalam Kabupaten Cianjur, Cipanas merupakan sebuah kecamatan yang berhawa sejuk dan memiliki sejumlah tempat tujuan wisata. Salah satunya adalah wisata sejarah di Istana Kepresidenan Cipanas.

Terletak sekitar 20 kilometer dari Kota Cianjur atau 103 kilometer dari Ibukota Jakarta, Istana Cipanas merupakan satu dari lima istana presiden yang ada di Indonesia. Istana yang dibangun di atas tanah seluas 26 hektar ini merupakan istana tertua.

Awalnya berupa bangunan pribadi yang dibangun pada 1740 oleh tuan tanah Belanda Van Heots, namun karena daya tarik sumber air panasnya pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal G.W. Baron van Imhoff (1743) dibangunlah gedung kesehatan.

Dari tanah seluas 26 hektar tersebut, total luas tanah yang dipakai untuk bangunan hanya 7900 meter persegi, sisanya digunakan untuk hutan dan taman. "Lama kelamaan istana ini kerap dipakai sebagai tempat peristirahatan para Gubernur Jenderal Belanda. Pula seiring dengan perjalanan waktu jumlah bangunan di area ini semakin banyak," kata Ade Supriyadi, pemandu wisata khusus untuk Istana Presiden Cipanas.

Setelah Indonesia merdeka, tambah Ade, istana ini kemudian tetap difungsikan sebagai tempat peristirahatan bagi presiden dan wakil presiden.

Masuk ke area Istana Kepresidenan Cipanas tentu tidak sama seperti masuk ke tempat wisata pada umumnya. Setelah melewati pagar dan masuk, Anda otomatis akan diawasi oleh ratusan kamera cctv yang ada di area tersebut. Jika Anda membawa tas, petugas keamanan akan meminta Anda untuk menitipkan tas tersebut.

Keindahan tata taman dan arsitektur bangunan kuno, otomatis akan membuat Anda tidak tahan untuk memotret atau berpose di depannya. Anda bebas mengambil gambar selama Anda berada di luar ruangan. Namun ketika Anda masuk ke dalam Istana maka petugas keamanan akan melarang Anda memotret.

"Alasan utamanya adalah keamanan, tidak ada yang lain. Aturan tersebut sudah ada sejak bangunan ini menjadi tempat peristirahatan Presiden," kata Ade.

Sungguh sayang memang tidak bisa mengabadikan isi dari Istana. Karena ketika Anda masuk pertama kali di dalam Anda akan menemukan dua buah lampu kristal produksi tahun 1900 dari negara Cekoslowakia yang melengkapi keindahan permadani dari Turki.

Bagaikan sebuah museum lukisan, di setiap dinding Istana pasti bergantung sebuah lukisan karya pelukis terkenal seperti Affandi dan Soejono D S. Bahkan Soejono DS pernah menghadiahkan lukisan sebagai hadiah ulang tahun ke-57 Presiden Soekarno. Soekarno memberikan nama lukisan tersebut "Jalanan Seribu Pandang".

"Lukisan ini memiliki keistimewaan, karena dari arah jalan akan berubah setiap pengunjung mengubah titik posisi dia melihat lukisan tersebut. Total ada 310 lukisan di Istana Presiden Cipanas, di mana 240 di antaranya adalah koleksi pribadi dari Presiden Soekarno," kata Ade.

Selain bangunan induk, Anda juga akan menemukan 5 paviliun di sekitar istana. Presiden Soekarno kemudian menamakan setiap paviliun dengan nama Pandawa Lima yaitu Yudistira, Arjuna, Bima, Nakula, dan Sadewa.

Selain itu pula ada tempat pemandian air panas dan museum yang menyimpan koleksi barang pemberian tamu negara, sayang aturan dilarang memotret juga berlaku di setiap bangunan. "Selain bangunan induk dan paviliun, ada satu bangunan lagi yang menjadi tempat Presiden Soekarno dulunya mencari inspirasi, seperti pada saat ingin membuat pidato, yakni di gedung Bentol," kata Ade.

Bangunan tersebut tidak terlalu besar, ada satu meja yang diletakkan di pinggir jendela langsung menghadap ke arah kaki gunung. Sebuah lemari meja bundar dan tempat tidur juga tertata rapi di tempat ini. Tertarik untuk mengunjungi Istana Presiden Cipanas? Jangan lupa untuk mengirimkan surat izin seminggu sebelum kunjungan.

Ini Program Hidayat-Didik Muliakan Perempuan

,
KOMPAS.com/HERTANTO SOEBIJOTO
Hidayat Nur Wahid
JAKARTA, KOMPAS.com - Hidayat Nur Wahid, bakal calon Gubernur DKI Jakarta mengungkapkan, jika ia terpilih menjadi Gubernur DKI kelak, ia akan membuat sebuah program tentang keberpihakan pemerintah dengan konsep memuliakan perempuan. Program yang diklaim belum dilaksanakan oleh pemimpin Jakarta tersebut, diungkapkankan Hidayat usai menghadiri konsolidasi akbar kader PKS di Gelanggang Olahraga Youth Center, Jalan Otista Raya, Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (21/4/2012).
"Kami akan melakukan advokasi, salah satu yang belum disentuh oleh publik dan belum menjadi kebijakan adalah yang berpihak bagi ibu yang melahirkan. Kami akan mmbuat program untuk menggratiskan persalinan hingga anak kedua, anak ketiga mereka bayar sendiri," ujarnya.
Program kedua yang akan dijalankan terkait keberpihakan pria yang berpasangan dengan Didik Junaedi Rahbini tersebut adalah dengan membuat sebuah kartu bernama 'Senior Citizenship'. Kartu 'ajaib' tersebut diberikan bagi warga Jakarta yang memiliki usia di atas 60 tahun.
"Mereka akan diprioritaskan dari segala urusan yang ada di Jakarta, dimuliakan, dihormati. kalau beli karcis, pergi ke bank, beli obat, mereka nggak perlu antre. Jadi ini bagian dari pada kami untuk memuliakan kaum perempuan," kata Hidayat.

Selasa, 17 April 2012

NASIB OBED NEGO DITANGAN PRESIDEN Bupati Mamasa Tak Bisa Tidur Pulas

,
18 april 201211:15>> dedycom
Mamuju, SBN---Nasib Bupati Mamasa, Obed Nego Depparinding saat ini ada "ditangan" presiden, pasca keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi kasus korupsi sekretariat DPRD Mamasa saat Obed menjabat ketua DPRD Mamasa tahun 2004-2009.
Obode Nego bersama 23 orang terpidana harus menjalani proses hukum selanjutnya. Makanya, orang pertama di Mamasa ini sudah tak bisa tertidur pulas karena tersandung masalah hukum.
Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, H.Anwar Adnan Saleh, akan berkonsultasi ke Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, terkait kasus korupsi yang membelit terpidana Bupati Mamasa, Obed Nego Depparinding saat menjabat sebagai anggota DPRD Mamasa, periode 2004-2009.
         "Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Polewali Mandar telah menyampaikan surat permohonan bantuan pemanggilan bagi 24 terpidana untuk menjalani proses hukum sesuai dengan putusan Mahkamah Agung (MA)," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Sabtu (25/6).
         Menurutnya, kasus yang menimpa Bupati Mamasa, Obed Nego Depparinding dan 23 terpidana lainnya hendaknya tetap menghargai proses hukum sebagai warga negara yang baik.
         "Saya minta kepada ke 24 terpidana ini agar tetap menghargai proses hukum tanpa melakukan upaya yang sengaja menghalang-halangi proses hukum," pintanya.
         Karena itu kata dia, dirinya akan memenuhi panggilan Mendagri untuk membicarakan kasus Obed Nego Depparinding yang saat ini masih menjabat Bupati Mamasa.
         "Saya belum bisa memastikan apakah Obed Nego Depparinging akan diberhentikan dari jabatannya atau tidak. Karena saya tidak berhak memberhentikan Bupati melainkan surat keputusan presiden berdasarkan usulan dari Mendagri," terangnya.
         Untuk itu, kata gubernur, dirinya akan memastikan nasib Obed Nego Depparinding setelah pekan depan usai melakukan pertemuan dengan Mendagri di Jakarta.
         "Kemungkinan besar pekan depan telah ada hasil terkait nasib Obed, setelah melakukan pertemuan dengan Mendagri. Yang jelas, putusan MA sifatnya final sehingga harus ada tindaklanjutnya oleh pihak Kejaksaan yang melakukan banding ke MA," terang Anwar.
         Ia menerankan, keputusan kasasi ke MA atau melakukan peninjauan kembali tidak akan menghalangi pelaksanaan surat keputusan MA sehingga dirinya harus menghadiri undangan Mendagri terkait kasus yang menimpa Bupati Mamasa, Obed Nego Depparinding.
         "Setelah saya melakukan pertemuan dengan Mendagri maka tentu sudah ada hasilnya terkait nasib Obed Nego. Jika memang harus diganti maka otomotasi yang dilantik menjadi bupati adalah wakil bupati sesuai dengan ketentuan Undang-Undang," kata dia.
         Mengenai wakilnya kata dia, maka akan diproses melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mamasa untuk mengangkat pejabat tersebut.
         "DPRD akan mengusulkan nama untuk menjabat sebagai wakil bupati karena wakil sebelumnya telah diangkat menjadi Bupati," tuturnya.

Minggu, 01 April 2012

Honda Thailand Tancap dengan Kapasitas Penuh

,
Sumber : Honda Motor Co. | Author : -
Perkaitan mobil Honda di Thailand mulai beroperasi lagi 26 Maret lalu setelah terhenti sejak awal Oktober 2011
 Bangkok, KompasOtomotif - Unit  Honda Motor Co. Ltd. di Thailand – khususnya pabrik perakitan di provinsi Ayutthaya – kembali digenjot berpoduksi pada kapasitas penuh, yaitu 240.000 unit per tahun. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kembali permintaan yang selama ini  tertunda di beberapan negara akibat panjang parah yang dialami Thailand dalam 70 tahun terakhir.
“Honda masih tetap berdiri di sini,” tegas Hiroshi Kobayashi, President &  Chief Executive Officer  Asian Honda Motor Co. Kepada media Sabtu lalu dalam acara selamatan kembalinya  beroperasinya pabrik Honda di Rojana Industrial Park . “Thailand tetap sanngat penting bagi bisnis Honda, termasuk riset,  pengembangan dan produksi,”lanjutnya.

Honda, produsen mobil nomor tiga terbesar Jepang, mulai kembali mengoperasikan perakitannya di Ayutthaya pada 26 Maret lalu setelah berhenti sejak awal Oktober 2011.

Honda mengklaim, produksinya akan pulih kembali pada April ini. Untuk memenuhi permintaan konsumen yang tertunda, pabrik mobil Honda di Thailand   berencana mengenjot produksi 1.000 unit mobil per hari atau  beroperasi 2-shift di dua fasilitas pabriknya di negara tersebut.
Ekspansi di Asean
Honda terus melakukan ekspasi di Asean. Salah satunya adalah investasi Rpn 3,1 tilirun atau 340 miliar dolar AS untuk mendirikan pabrik baru (mobil) di Indonesia yang akan beroperasi pada 2014 dengan kemampauan produksi 120.000 unit per tahun.

Juga diberitakan, Honda  melipatkan gandakan penjualan di Asia Selatan, yaitu di India dan Oseania samspai satu juta unit dalam lima tahun ke depan.
 
Penjualan mobil kecildi  10 negara Asia  diperkirakan naik 10 pesen tahun ini menjadi 33,5  juta yamg diperolehn dari  pemulihan di Jerpang dan pertumbuhan yang terus terjadi di China dan India. Demikina dilamporkan   Bloomberg mengutip May Arthapan, direktur LMC Automotive Thailand di Bangkok.

Penerimaan Honda  pada tahun fiskal mendatang  akan naik  mencapai yang tertinggi karena bisa memjual 4 juta unit pertama kalinya. Keyakinan Honda didukung dengan naiknya penjualan sedan Accord dan Civic di Amerika Utara pada Januari lalu.
 
Setelah diterjang oleh banjir Thailand, Honda memperkirakan keuntungannya turun menjadi menjadi 215 miliar yen (Rp 23,66 triliun)  dalam 12 bulan yang berakhri  31 Maret  kemarin. Sebelumnya, pada 31 Jnauari 2012, Honda masih percaya bisa meraih laba 230 miliar (Rp 25,3 triliun).  

Followers

 

ajang-silaturahmi | Template design by dedycom | Powered by dedyriz@gmail.com